Pengertian kurikulum dan pengembangan kurikulum

 Yang saya pahami apa itu  Kurikulum memiliki kedudukan sentral dan strategis dalam seluruh proses pendidikan.Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan unuk tercapainya tujuan pendidikan. Dengan kata lain bahwa kurikulum sebagai instrumental input untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu pengembangan manusia yang sesuai dengan falsafah hidup bangsa. Keuikulum sebagai alat untuk mencapai  pendidikan nasional harus mampu mengantarkan peseta didik menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, keratif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab, tidak hanya sebagai mata pelajaranyang harus dibelajarkan kepada peserta didik, melainkan sebagi aktivitas pendidikan yang direncanakan untuk di alami dan diwujudkan dalam perilaku peserta didik.


Kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses belajar dan mengajar didunia pendidikan. Berhasil tidaknya suatu pendidikan, mampu tidaknya seornag anak ddik dan pendidik dalam menyerap dan memberikan pengajaran, dan sukses tidaknay suatu pendidikan itu dicapai tentu akan berpeluang kepada kurikulaum. Bila kurikulumnya didesain dengan sistematis dan komprehensif  serta integral dengan segala kebutuhan pengembangan dan pembelajaran anak didik untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupannya, tentu hasil atau output pendidikan itu pun akan mampu mewujudkan harapan. Tapi bila tidak, kegagalan demi kegagalan akan terus membayangi dunia pendidikan.Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sisitem pendidikan. Sebab dalam kurikulum bukan hanya dirumus tentang tujuan yang harus dicapai sehingga memperjelas area pendidikan, akan tetapi juaga memberikan pemahaman tentang pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa. Kurikulum adalah program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan. Dalam proses pelakasanaan Kurikulum dalam bentuk praktik pembelajaran dikelas, ada kalanya terdapat masalah- masalah tersebut perlu segera diatasi dalam proses pelaksanaan Kurikulum.

Banyak orang menganggap kurikulum hanya berkaitan dengan bahan ajar, persoalan kurikulum buan haya persoalan buku ajar akan tetapi banyak persoalan lain termasuk persoalan arah dan tujuan pendidikan, persoalan materi pelajran serta persoalan-persoalan lainnya yang terkait dengan hal itu.

Pengembangan Kurikulum merupakan keniscayaan bagi institusi pendidikan agar proses dan hasil pendidikan tidak menyimpang denagn harapan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai tuntutan zaman. Untuk mewujudkannya, pemangku kepentingan pendidikan harus mematangkan Kurikulum sedemikian rupa sejak perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.Pada tahap perencanaan, pembuat Kurikulum menetapkan keputusan yang ideal bagi guru dan peserta didik.Sementara bagaiman mengejawantahkan perencenaan Kurikulum dalam tataran operasional nerupakan titik tekan tahap implementasi Kurikulum.

Jadi kurikulum merupakan segala usaha sekolah secara keseluruhan untuk mempengaruhi anak belajar, apakah dalam ruang kelas, di halaman sekolah atau di luar sekolah termasuk kurikulum.Dengan demikian kurikulum disini termasuk juga kegiatan ekstra kurikuler.

Kurikulum adalah sejumlah pengalaman pendidikan, kebudayaan, social, olahraga dan kesenian yang disediakan oleh sekolah bagi murid-murid didalam dan diluar sekolah dengan maksud menolongnya untuk berkembang menyeluruh dalam segala segi dan merubah tingkah laku mereka sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan.
Yang saya ketahuai
Menurut undang-undang nomer 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional di katakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan peraturan mengenai isi dan bahanpelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan balajar mengajar. Yang dimaksud isi dan bahan pelajaran itu sendiri adalah susunan dan bahan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan kegiatan suatu pendidikan yang bersangkutan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan Nasional.

Dengan menggunakan pengertian kurikulum sebagaimana dikemukakan di atas, bahwa dalam pengembangan kurikulum mengikuti empat komponen, yaitu tujuan yang ingin dicapai, pengalaman belajar yang dianggap efektif, dan pengorganisasian pengalaman belajar serta penilaian untuk mengetahui sejauhmana tujuan yang telah ditentukan dapat dicapai.

Sedangakan pengembangan kurikulum yang saya ketahui Pengembangan kurikulum terdiri dari 2 kata yaitu Pengembangan dan kurikulum. Pengembangan menurut KBBI adalah proses, cara, perbuatan mengembangkan. Istilah pengembangan menunjukkan pada suatu kegiatan yang menghasilkan sesuatu alat atau cara yang baru, dimana dalam kegiatan tersebut penilaian dan penyempurnaan terhadap alat atau cara tersebut terus dilakukan. Bila setelah penyempurnaan alat dipandang cukup mantap untuk digunakan seterusnya, maka berakhirlah kegiatan pengembangan tersebut.

Sedangkan kurikulum secara etimologi, berasal dari bahasa yunani, yaitu curir yan berarti berlari dan currere yang berarti tempat berpacu. Dengan demikian istilah kurikulum berasal dari dunia olahraga yunani kuno yang mengandung pengertian jarak yang hars ditempuh oleh pelari dari garis start sampai finish.

Selanjutnya, istilah kurikulum ini digunakan dalam dunia pendidikan dan mengalami perubahan makana sesuai dengan perkembangan dan dinamika yang ada pada dunia pendidikan. Secara garis besar, kurikulum dapat diartikan sebagai seperangkat materi pendidikan dan pengajaran yang diberiakan kepada murid sesuai dengan tujuan pendidikan yang akan dicapai.

Pengembangan kurikulum, sebenarnya merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.Ia sebagai instrument yang membantu praktisi pendidikan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan kebutuhan masyarakat. 

pengembangan kurikulum merupakan alat untuk membantu guru melakukan tugasnya mengajar dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengembangan kurikulum merupakan proses yang terus berkelanjutan dan proses siklus (pada perubahan-perubahan tujuan, isi, kegiatan, dan evaluasi) yang terus menerus sejalan dengan perkembangan dan tuntutan perubahan masyarakat.

Ada dua hal yang harus diperhatikan ketika membicarakan isi kurikulum.
pertama, isi kurikulum didefinisikan sebagai bahan atau materi belajar dan mengajar. Bahan itu tidak hanya berisikan informasi factual, tetapi juga mencakup pengetahuan, keterampilan, konsep-konsep, sikap, dan nilai.Beberapa ahli yakin bahwa beberapa isi memiliki nilai-nilai intrinsic yang dapat dipelajari demi kepentingannya sendiri. Namun, pendirian lain menyatakan bahwa isi memiliki nilai jika hal itu dapat digunakan.
 Kedua, dalam proses belajar mengajar, dua elemen kurikulum yaitu isi dan metode, berinteraksi  secara konstan. Isi menjadi signifikan jika ditransmisikan kepada anak didik dalam beberapa hal dan cara, dan itulah yang disebut metode atau pengalaman belajar mengajar.

Pada dasarnya Pengembangan kurikulum ialah mengarahkan kurikulum sekarang ketujuan pendidikan yang diharapkan karena adanya berbagai pengaruh yang sifatnya positif yang datangnya dari luar atau dari dalam sendiri, dengan harapan agar peserta didik dapat menghadapi masa depannya  dengan baik. Oleh karena itu Pengembangan kurikulum hendaknya bersifat antisipatif, adaptif, dan aplikatif. Dengan kata lain Pengembangan kurikulum merupakan perubahan dari satu kurikulum ke kurikulum lain. Misalnya dari kurikulum KTSP menuju kurikulum 2013.


Komentar